Dawung, Tepas – 25 September 2026. Kabar duka kembali menyelimuti warga Dusun Dawung, Tepas. Salah satu warga bernama Gemi, yang lahir pada 1 Juli 1943, telah meninggal dunia pada Jumat, 25 September 2026, pukul 17.00 WIB, dalam usia 83 tahun, setelah mengalami sakit pada masa tuanya.
Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Di tengah suasana tersebut, PERABU (Pemuda Randuasri Bersatu) turut hadir memberikan bantuan tenaga dalam proses penggalian makam sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga.
Kegiatan Sosial PERABU sebagai Wujud Kepedulian Pemuda
Melalui kegiatan sosial PERABU, para anggota berupaya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika ada warga yang sedang mengalami musibah atau kehilangan anggota keluarga.
Dalam kesempatan ini, anggota PERABU membantu proses penggalian makam dengan tenaga dan kemampuan yang dimiliki. Meskipun sederhana, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang berduka.
Bagi PERABU, kepedulian sosial bukanlah tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, melainkan tentang ketulusan, kebersamaan, dan kesediaan untuk hadir ketika sesama membutuhkan pertolongan.
Menumbuhkan Solidaritas dan Kepedulian terhadap Sesama
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata semangat gotong royong yang terus dijaga oleh PERABU. Melalui tindakan sederhana, para pemuda berupaya memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Kehadiran anggota PERABU dalam membantu penggalian makam diharapkan dapat mempererat hubungan sosial sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa setiap warga memiliki peran dalam menjaga kebersamaan.
"Kepedulian tidak harus menunggu kita memiliki sesuatu yang berlebih. Selama masih ada tenaga dan kemauan, selalu ada kesempatan untuk membantu sesama."
Doa dan Harapan
Segenap keluarga besar PERABU menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Gemi.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, segala amal kebaikannya diterima, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan dalam menghadapi masa duka.
Kami juga berdoa agar seluruh anggota PERABU dan warga sekitar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan untuk terus melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Semoga kegiatan sosial PERABU dapat terus menjadi bukti nyata kepedulian pemuda, mempererat solidaritas, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
PERABU (Pemuda Randuasri Bersatu) — Bersatu dalam kebersamaan, bergerak dengan kepedulian, dan hadir untuk sesama.