Sekretariat: Gasebo Barat Pasar Tepas, Dusun Randuasri, Desa Tepas
Logo PERABU
PERABU
Pemuda Randuasri Bersatu
Beranda Sejarah Terbentuknya PERABU (Pemuda Randuasri Bersatu)

Sejarah Terbentuknya PERABU (Pemuda Randuasri Bersatu)

Juli 02, 2026 PERABU

Setiap organisasi memiliki kisah yang melatar belakangi kelahirannya. Demikian pula dengan PERABU (Pemuda Randuasri Bersatu), yang tidak lahir dari ambisi atau kepentingan tertentu, melainkan dari sebuah perjalanan kemanusiaan yang memperlihatkan kuatnya nilai persaudaraan, kepedulian, dan semangat gotong royong di tengah para pemuda Kampung Randuasri.

Perjalanan tersebut bermula pada 20 Juni 2019, ketika salah seorang pemuda Randuasri mengalami kecelakaan berat yang mengharuskannya menjalani operasi kepala. Setelah melewati masa kritis di rumah sakit dan diperbolehkan kembali ke rumah untuk menjalani proses pemulihan, para sahabatnya menunjukkan makna kebersamaan yang sesungguhnya. Hampir setiap hari mereka datang secara bergantian untuk menemani, memberikan semangat, serta memastikan bahwa sahabat mereka tidak berjuang sendirian menghadapi masa-masa sulit.

Dari kebersamaan yang terjalin selama proses pemulihan itu, tumbuh rasa kekeluargaan yang semakin erat. Waktu yang dihabiskan bersama bukan hanya menjadi penguat bagi seorang sahabat yang sedang bangkit, tetapi juga menjadi awal lahirnya ikatan persaudaraan yang kelak menjadi fondasi sebuah organisasi.

Memasuki September 2019, dalam sebuah obrolan santai yang penuh keakraban, muncul gagasan untuk mengadakan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang saat itu belum sempat terlaksana. Rencana sederhana tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan hiburan orkes musik sebagai bentuk kebersamaan seluruh warga.

Di tengah keterbatasan, para pemuda menghadapi tantangan yang tidak ringan karena belum memiliki dana untuk merealisasikan kegiatan tersebut. Namun, semangat gotong royong mampu mengalahkan segala keterbatasan. Dengan tekad yang kuat, saling percaya, dan kepedulian satu sama lain, dana yang dibutuhkan berhasil dihimpun dalam waktu singkat. Pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa ketika kebersamaan menjadi landasan, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk dihadapi bersama.

Pada 12 September 2019, acara hiburan berhasil terselenggara dengan baik dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Lebih dari sekadar sebuah perayaan, hari itu menjadi tonggak sejarah lahirnya sebuah organisasi kepemudaan yang dibangun atas dasar persaudaraan dan pengabdian kepada lingkungan. Atas kesepakatan bersama, organisasi tersebut diberi nama PERABU (Pemuda Randuasri Bersatu).

Sejak saat itu, PERABU terus bertumbuh sebagai wadah pemersatu pemuda Randuasri. Untuk menjaga kekompakan dan mempererat tali silaturahmi, para anggota menyelenggarakan arisan rutin setiap dua minggu sekali. Setiap pertemuan tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga menjadi forum musyawarah untuk merancang berbagai kegiatan sosial, membahas kebutuhan lingkungan, serta menyusun program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berbagai inisiatif lahir dari semangat tersebut, mulai dari kegiatan kebersihan lingkungan, peningkatan keamanan kampung, dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan, hingga aksi sosial bagi warga yang membutuhkan. Seluruh kegiatan dilandasi oleh nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat Randuasri.

Hingga hari ini, PERABU terus berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang aktif, solid, dan dipercaya masyarakat. Bagi PERABU, persatuan bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang diwujudkan dalam tindakan nyata. Dengan menjunjung tinggi semangat gotong royong, kekeluargaan, dan pengabdian, PERABU berkomitmen untuk terus menjadi mitra masyarakat, menghadirkan manfaat bagi lingkungan, serta meneruskan semangat kebersamaan kepada generasi pemuda berikutnya.

"Bersatu dalam Persaudaraan, Bergerak dalam Kepedulian, Berkarya untuk Kemajuan Randuasri."

Bagikan artikel ini: